Minggu, 03 Maret 2013

Perjalanan

awalnya sebuah titik. menggelinding. bergulung-gulung melalui apa saja. hutan, pantai, gunung, dan padang ilalang. mencari-cari kebisingan disela sunyi yang meresapi hidup. belajar merangkak, duduk lalu berdiri dtengah riuh lampu kota.

setiap detik adalah percakapan. memukul-mukul pikiran sendiri. disudut kota ini, aku memapah keinginan. membuktikan pada diri sendiri, bahwa aku menyayanginya sebagai amanah ibu yang berasal dari rahimnya.

aku mengaduk-aduk rasa. kadang suka. kadang sedih. tertawa dan menangis. melengkapi hari. membuat hidup berwarna warni. kesenangan yang selalu membaru.
---

tiba-tiba waktu membawa itu pergi. atas nama kenangan, ia lalu membungkusnya. membiarkannya mendekam jadi rindu. sepanjang malam, sepanjang musim. terus merindui makna. tentang warna yang pernah terukir.

kedewasaan adalah buah tangan pengalaman. lahir dari peluh keringat dan air mata. berdiam di dalam jiwa-jiwa agung. hingga hatimu menghitam, berkilau. dan kamu bebas terbang kemana saja, menjemput impian.  

masih disini. menatap bulir-bulir hujan. dengan harapan yang terus tumbuh...
perjalanan mencari keberanian. membiarkannya menyala-nyala.

pada sebuah gerimis di selatan jakarta, pukul 22.06 WIB